10 Ilmuwan Wanita Terpopuler Sepanjang Sejarah - Menulis Sejarah l Catatan Dunia

Saturday, July 22, 2017

10 Ilmuwan Wanita Terpopuler Sepanjang Sejarah

10 Ilmuwan Wanita Terpopuler Sepanjang Sejarah

Dunia pernah mencatat sejumlah ilmuwan wanita pernah lahir dan berkarya. Meski prestasi mereka kerap tidak akui, namun setidaknya mereka pernah menghiasai khazanah ilmu pengetahuan di dunia. Siapa sajakah mereka? Berikut artikel singkatnya:

1. Marie Curie, Polandia (1867-1934)
Marie Curie. @Doc. Sindonews.com
Marie Curie adalah seorang kimiawan dan fisikawan terkenal di bidang radioaktiv. Dia adalah profesor wanita pertama di Universitas Paris yang memenangkan Hadiah Nobel di dua bidang berbeda. Marie memberikan kontribusi luar biasa dalam aktivitas radioaktif. Ia menemukan dua elemen baru radium dan polonium. Teori radioaktiv yang diajarkan hari ini di kursus kimia ditemukan Marie Curie. Untuk pengobatan kanker, ide menggunakan isotop radioaktif juga diperkenalkan oleh wanita luar biasa ini.

2. Jane Goodall, Inggris (1934-sekarang)
Jane Goodall . @Doc.  Sindonews.com
Jane Goodall baru-baru ini dikenal sebagai UN Messenger of Peace. Dia adalah ahli primata dan etholog dan atropolog asal Inggris. Dunia mengenalnya dengan penelitian ekstensif mengenai budaya sosial simpanse di Taman Nasional Gombe Stream di Tanzania. Goodall dianggap sebagai ahli paling terkemuka di dunia tentang simpanse.

3. Maria Mayer, Jerman (1906-1972)
Maria Mayer. @Doc. Sindonews.com
Maria Mayer adalah seorang fisikawan AS kelahiran Jerman. Dia adalah pemenang Hadiah Nobel dalam Fisika dan sebuah nama Nobel di Fisika nuklir. Model inti nuklir dari inti atom disarankan oleh Maria. Dia menyelesaikan gelar Ph.D dari Universitas Gottingen pada 1930.

4. Rachel Carson, AS (1907-1964)
Rachel Carson. @Doc. Sindonews.com
Rachel Carson dianggap ibu dari gerakan lingkungan. Ahli biologi kelautan AS ini lahir di kota sungai Springdale. Dia mendapatkan gelar M.A di bidang zoologi pada 1932 dari Universitas John Hoskins. Karyanya merevolusi gerakan lingkungan global. Rachel bergabung dengan Biro Perikanan A.S sebagai ahli biologi namun mengundurkan diri pada 1952. Dia mendedikasikan sisa hidupnya untuk ekologi kehidupan.

5. Rosalind Franklin, Inggris (1920-1958)
Rosalind Franklin. @Doc. Sindonews.com
Semua orang mengenal nama Rosalind Franklin. Dia terkenal dengan karyanya pada struktur molekul dari batubara, grafit, dan difraksi X -ray. Biofisika Inggris ini mengungkapkan struktur DNA dengan difraksi sinar-X dan menyimpulkan bahwa DNA terdiri dari heliks ganda atom. Dia juga mengusulkan bahwa DNA dapat dikristalisasi dalam dua bentuk berbeda A dan B.

6. Barbara Macclintock, AS (1902-1992)
Barbara Macclintock. @Doc. Sindonews.com
Barbara Macclintock adalah ilmuwan genetika paling berpengaruh. Ahli sitogenetik AS ini telah menerima Hadiah Nobel untuk penemuan transposisi genetik pada 1983. Dia menemukan sekuens DNA yang dapat mengubah lokasi di dalam gen tersebut. Orang pertama yang menghasilkan peta genetik untuk jagung adalah MacClintock.

7. Gertrude Belle Elion, AS (1918-1999)
Gertrude Belle Elion. @Doc. Sindonews.com
Gertrude Belle Elion adalah ahli farmakologi dan biokimia AS. Dia bekerja di bidang medis dan merumuskan sejumlah besar obat baru untuk kesejahteraan manusia. Karyanya mengkonseptualisasikan AZT, obat antiretroviral yang digunakan untuk AIDS. Atas prestasinya, ia menerima hadiah Nobel pada 1988 di bidang Kedokteran dan Fisiologi.

8. Ada Lovelace, Inggris (1815 -1852)
Ada Lovelace. @Doc. Sindonews
Ada Lovelace adalah programmer komputer dan matematikawan pertama di dunia. Dia terkenal dengan penelitiannya tentang komputer umum umum Charles Babbage. Pengamatannya pada komputer mekanik mengenalkan konsep algoritma pertama. Dia memiliki ketertarikan pada matematika sejak usia dini.

9. Dorothy Hodgkin, Inggris (1910-1994)
Dorothy Hodgkin. @Doc. Sindoneews.com
Dorothy Hodgkin adalah ahli biokimia terkenal Inggris. Dia sangat tertarik pada bidang biokimia dan selalu penasaran untuk menemukan bentuk molekul dan fungsinya. Hodgkin adalah wanita ketiga yang menerima hadiah Nobel pada 1964 dalam biokimia untuk menemukan struktur Vitamin V12. Dirinya ilmuwan yang mempelopori bidang kristalografi sinar-X dan menemukan struktur berbagai molekul biologis.

10. Anita Roberts, AS (1942-2006)
Anita Roberts. @Doc. Sindonews.com
Anita Roberts adalah seorang ahli biologi AS yang lahir pada 3 April 1942 di Pennsylvania. Dia meraih gelar doktor dalam bidang biokimia pada 1968 dari Wisconsin-Madison University. Pekerjaannya yang luar biasa selalu diingat dalam sejarah karena penemuan protein TGF beta, yang diperlukan untuk patah tulang dan penyembuhan luka. Dia sangat berdedikasi pada pekerjaannya meski sempat menderita kanker lambung namun tidak menghentikan penelitiannya. Pada 2006 dia meninggal.

Sumber:

Editor

No comments:

Post a Comment