Bapak Pelopor Kapitalisme - Menulis Sejarah l Catatan Dunia

Thursday, April 05, 2018

Bapak Pelopor Kapitalisme

Adam Smith

Bapak Pelopor Kapitalisme

(Doc. Istimewa)
John Adam Smith atau biasa dikenal dengan Adam Smith adalah seoran ekonomi pelopor kapitalisme. Ia lahir di Kirkcaldy, Skotlandia pada 6 Juni 1723 dan meninggal di Edinburgh, Skotlandia, 17 Juli 1970 pada umur 63 tahun.

Dalam sejarah perjalan hidupnya, dia kemudian dikenal sebagai seorang filsuf yang dikenal sebagai pelopor ilmu ekonomi modern dan dari situlah Adam Smith telah mendapatkan sebuah gelar sebagai Bapak Ekonomi Kapitalis.

Karya dari Adam Smith yang terkenal adalah An Inquiry into Inquty into the Nature and Cause of the Wealth of Nations (The Wealth of Nations). Buku tersebut merupakan buku pertama yang menggambarkan sejarah perkembangan industri dan perdagangan di Eropa. Adam Smith merupakan salah satu pelopor sistem ekonomi kapitalisme. Sistem ekonomi ini sendiri muncul di abad 18, tepatrnya di Eropa Barat dan mulai terkenal di abad 19.

Poin utama dari the Wealth of Nations adalah pasar bebas. Adam Smith percaya jika motif manusia seringkali egois dan tamak maka kompetisi dalam pasar bebas akan bertujuan menguntungkan masyarakat seluruhnya, dengan memaksa harga tetap rendah, di mana tetap membangun dalam insentif untuk bermacam barang dan jasa. 

Berikut adalah kutipan paling terkenal dan kerap diambil oleh para ekonom dalam The Wealth of Nations:

“Bukankah kebaikan dari tukang daging, tukang bir, atau tukang roti yang kita harapkan pada makan malam kita, tetapi kepedulian mereka pada kepentingan mereka sendiri. Kita mengenalkan diri kita, tidak pada kemanusiaan mereka tetapi pada kecintaan mereka pada diri sendiri, dan tidak pernah bicara pada mereka atas keperluan kita, tetapi untuk keuntungan mereka.

Sebagimana setiap individu, maka, mengusahakan sebanyak apa yang ia bisa menggunakan modal miliknya dalam mendukung industri dalam negeri dan juga untuk mengarahkan industri yang produksinya mungkin merupakan nilai terbesar, setiap individu buruh yang diperlukan untuk memasang nilai yang tepat dari masyarakat sebaik yang ia bisa. Dia secara umum tidak mempromosikannya untuk kepentingan publik, tidak juga tahu sebanyak apa dia mempromosikannya. Dengan memprefensikan dukungan dari dalam negeri ke industri asing, dia bertujuan hanya untuk kemanan dirinya sendiri, dan dengan mengarahkan industri tersebut dalam sikap di mana produksinya merupakan nilai terbesarnya, dia hanya memikirkan keuntungan dirinya sendiri, dan dia dalam hal ini seperti kasus lainnya, dipandu oleh tangan-tangan tak terlihat untuk menghasilkan sebuah akhir di mana akhir tersebut bukan bagian dari tujuannya. Tidak juga selalu merupakan yang lebih buruk bagi masyarakat yang mana hal tersebut bukan nerupakan bagian darinya. Dengan mengejar keuntungan dirinya sendiri secara berkala dia secara teratur menghasilkan apa yang berakibat dari masyarakat lebih dari yang ia perkirakan akan hasilnya. Saya tidak pernah bertemu banyak kebaikan yang terjadi denga siapa pun yang berdagang dalam barang publik. Ini merupakan emosi yang kuat, sebenarnya, tidak begitu umum di antara para pedagang, dan sangat sedikit kata-kata yang bisa digunakan untuk meyakinkan tidak melakukan hal tersebut pada mereka.”

Teori ekonomi Adam Smith berkembang pada abad 18 di Eropa. Ia percaya akan hak untuk mempengaruhi kemajuan dari ekonomi diri sendiri secara bebas tanpa perlu dikendalikan oleh perkumpulan ataupu negara. Teori ini kemudian mengubah mayorits di kawasan Eropa menjadi daerah perdagangan bebas dan membuat adanya pengusaha.

Sikap krisi Adam Smith bermula sat ia masuk ke Universitas Glasgow pada usia 13 tahun. Dia belajar moral dari Francis Hutcheson. Di sini, Adam Smith mulai mengembangkan keinginan kuatnya akan kebebasan, akal sehat, dan kebebasan berpendapat. Tahun 1740, dia dianugerahi Snell Exhibition dan memasuki Kampus Balliol,Oxford hingga tahun 1746.

Tahun 1748, Adam Smith mulai mengajar kuliah umum di Edinburgh di bawah bimbingan Lord Kames. Sebagian dari perkuliahannya menyinggung retorika dan belles-letters, tetapi kemudian berkembang pada tema ‘Kemajuan dari Kesejahteraan’. Kemudian pada tahun 1750, dia bertemu dengan filsuf David Hume, yang usianya lebih tua 10 tahun. Dalam karya, mereka memiliki kesamaan opini mencakup filosofi, sejarah, politik, ekonomi, dan agama. Karena itulah, mereka kerap dianggap junior dan senior.
(Doc. Istimewa)
Di tahun 1971, karis Adam Smith secara akademisi mulai meningkat. Ia ditunjuk sebagai ketua dewan logika di Universitas Glasgow. Lalu setahun kemudian dipindahkan ke dewan filosofi moral Glasgwo. Tahun 1759 dia menerbitkan teori dari sentimen moral dan memasukannya sebagian kuliahnya saat di Glasgwo. Di sini lah ia dapat titel Doktor di tahun 1962.

Pada tahun 1764-1766, Adam Smith mulai mengurangi aktivitas mengajar dan memilih berkelana menemui para tokoh-tokoh intelektual seperti Turgor, Jean D’Alembert, Andre Morrelet, Helvetius, dan Frangois Quesnay. Tahun 1778, dia menjadi salah satu pendiri Royal Society of Edinburgh dan mendapat posisi kehormatan lord Rektor Universitas Glasgow antara tahun 1787 sampai 1789.

Di masa tuannya, Adam Smith mulai sakit-sakitan. Ia meninggal pada 17 Juli 1790. Kemudian mayatnya dimakamkan di Canogatw Krikyard. Ia meninggalkan beberapa karya, di antaranya yakni The Theory of Moral Sentiments (1759), An Inquiry Into the Nature and Cause of the Wealth of Nation (1776), dan Essays on Philosophical Subject (diterbitkan setelah 1759), Lectures in Jurisprudence (diterbitkan setelah 1976). 

Sumber:
Syahputra, Arbi. 2018. 100 Tokoh Modern Paling Berpengaruh di Dunia. Yokyakarta: CV. Solusi Distribusi.

***
Editor:

No comments:

Post a Comment