Keanggotaan Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC) - Menulis Sejarah l Catatan Dunia

Wednesday, March 22, 2017

Keanggotaan Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC)

Keanggotaan Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC)

Gambar Logo OPEC @Doc. Google
Keanggotaan Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC) terdiri dari 12 negara anggota yang berasal dari berbagai daerah. Negara anggota OPEC tersebut tersebar di Timur Tegah (enam negara), di Afrika (enam negara), dan di Amerika Selatan (dua negara). OPEC kemudian memperluas keanggotaannya, selain negara-negara pendiri seperti Venezuela, Saudi Arabia, Iran, Iraq, dan Kuwait. Negara-negara yang baru tergabung di antaranya Qatar (1961), Libya (1962), Indonesia (1962), Unit Emirat Arab (1967), Aljazair (1969), Nigeria (1971), Ekuador (1973), dan Gabon (1975). Pada kurun waktu tahun 1960-1975, OPEC telah memiliki 13 negara anggota.

Negara keanggotaan OPEC ternyata tidak bertahan begitu lama. Pada tahun 1990-an beberapa negara anggota memilih keluar dari organisasi tersebut disebabkan beberapa faktor. Ada dua negara yang keluar dalam kurun waktu 1990-an, di antaranya Ekuador dan Gabon. Ekuador yang bergabung menjadi negara anggota OPEC pada tahun 1973, memilih keluar dari organisasi tersebut tahun 1992. Penyebab keluarnya Ekuador dari OPEC adalah karena ketidaksanggupan atau tidak mampu membayar iuran keanggotaan sebesar $.2 juta. Sehubungan dengan itu, negara ini juga terkendala dengan ketetapan kouta menghasilkan minyak yang sudah ditetapkan oleh organisasi ini. Gabon menjadi negara kedua yang memilih keluar dari OPEC pada tahun 1995. Gabon yang bergabung pada tahun 1975 memilih keluar dari organisasi ini dikarenakan tidak mampu memenuhi kouta minyak yang sesuai ketetapan dari OPEC (Sumber: BBC Indonesia).

Pada kurun waktu tahun 1990-an, OPEC telah kehilangan dua negara anggotanya, akan tetapi tidak membuat organisasi minyak ini bubar atau pun berhenti. Bahkan, meski dua negara yang keluar disebabkan karena besarnya beban biaya iuran dan ketetapan aturan terkait produksi minyak, tidak membuat negara lain ragu untuk merasa bergabung. Hal itu dibuktikan pada tahun 2007 dengan bergabungnya satu anggota negara yang baru dan kembalinya negara anggota yang pernah ada di organisasi ini. Negara baru yang bergabung ke OPEC pada tahun 2007 yaitu Angola, sedangkan negara yang kembali lagi menjadi negara anggota adalah Ekuador di tahun yang sama. 

Satu tahun setelah bergabungnya Angola sebagai negara keanggotaan OPEC, tahun 2008 giliran Indonesia yang memilih keluar dari organisasi ini. Indonesia yang bergabung dengan OPEC pada tahun 1962 (dua tahun setelah organisasi ini didirikan) memilih keluar setelah masa keanggotaannya habis. Sehubungan dengan itu keputusan Indonesia keluar dari organisasi ini tidak jauh berbeda dengan dua negara sebelumnya (Ekuador dan Gabon) yang keluar. Meskipun demikian, Indonesia masih dapat berpeluang untuk kembali lagi menjadi negara dari keanggotaan OPEC (Sumber: BBC Indonesia).

Kembalinya Ekuador menjadi negara anggota OPEC pada tahun 2007 kemudian diikuti oleh Gabon. Negara yang sempat keluar dari organisasi ini pada tahun 1995, kemudian setelah 21 tahun memilih kembali bergabung ke OPEC pada tahun 2016 (Sumber: OPEC).

Keanggotaan OPEC hingga sampai tahun 2017 terdiri dari 13 negara anggota. Ketiga belas negara anggota itu di antaranya adalah Venezuela, Saudi Arabia, Iran, Iraq, Kuwait, Qatar, Libya, Unit Emirat Arab, Aljazair, Nigeria, Ekuador, Angola, dan Gabon. Keseluruh negara anggota OPEC berasal dari berbagai benua, namun di dominankan oleh Benua Asia bagian Timur Tengah dan Benua Afrika.

Upaya untuk mengajak beberapa negara lain sebelumnya juga pernah dilakukan oleh OPEC. Organisasi ini mencoba memperluas keanggotaannya dengan mengajak Sudan untuk bergabung pada tahun 1998 yang dilakukan oleh Mohammed Barkindo Sekjen OPEC saat itu. Berdasarkan informasi lain didapatkan, bahwa Negara Rusia dan Norwegia pada tahun 2000 pernah bergabung dengan OPEC, akan tetapi penulis belum mengetahui secara pasti mengapa negara ini keluar dari organisasi ini.

Artikel Terkait:

Daftar Sumber:
Bappenas, 2008. Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC). (Online). (Diakses Senin 13 Maret 2017).
BBC Indonesia. 2008. Indonesia Akan Tinggalkan OPEC. (Online). (Diakses Senin Senin 13 Maret 2017).
Ibu Nuur. 2013. Sejarah dan Latar Belakang Organisasi. (Online). (Diakses Senin 13 Maret 2017).
Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC). (Online). (Diakses Senin 13 Maret 2017).
Robbins, Stephen P.,2006. Prilaku Organisasi: Kelompok Gramedia.
Sejarah Negara. Sekilas Tentang OPEC. (Online) (Diakses Senin 13 Maret 2017).
Wikipedia. OPEC. (Online). (Diakses Minggu 12 Maret 2017).
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

No comments:

Post a Comment